
Alhamdulillah,
Saya keluar menjadi juara pertama di kelas 48 kg.
Wassalam
Rabu, 18 Juni 2008 kemaren forum ummat Islam mengadakan demo di depan Istana untuk menuntut pembubaran ahmadiyah. Aksi tersebut dihadiri oleh 4-6000 masyarakat.
Namun ada satu fenomena yang menggelikan yang saya tangkap pas aksi tsb. Di belakang panggung orasi, di pagar perbatasan monas, ada dua baliho/ spanduk besar mgkn 4x4m, yang sama2 menuntut pembubaran ahmadiyah. satu baliho a.n. masyarakat betawi dan satu baliho lain a.n. Gema Keadilan. Du abaliho ini begitu menonjol shg gambar tsb dpt anda lihat di harian Republika 19/06.
Bwt saya yang hadir dalam aksi tsb, melihat baliho a.n. masyarakat betawi merasa bangga melihat baliho tsb. dikarenakan mmg salah satu penggerak aksi tsb adlh tokoh betawi, abdulrosyid, dan saya melihat di
Namun, utk baliho besar a.n. Gema Keadilan, saya bertanya-tanya siapa yang masang baliho tsb? di massa riil, tidak terlihat orang2 yang bercirikan "keadilan", stlh sy perhatikan lbh jeli mmg ada 1-2 orang dari sekerumunan banyak orang, tp apa mereka yg masang. selain baliho tsb, tdk ada lg yang membawa bendera "keadilan" di tengah
Siapa yang masang baliho gema keadilan?
Siapa gema keadilan itu?
Motif apa dibalik pemasangan baliho tsb?
Pertanyaan lebih lanjut.....
Apa sikap pkeadilans atas masalah aliran sesat? kemane aje ni?
Jangan harap Islam akan mendapatkan kejayaannya kembali dengan hanya kamu mengaji seminggu sekali. Tidak sama sekali!
Keterpurukan umat Islam bukan hanya pada akhir abad ini saja terjadi. Tapi sejak awal perjalanan umat Islam, sudah terjadi pasang surut kejayaan Islam di bumi kaum muslimin. di Awal abad pertama hijriah, ummat Islam mengalami keterpurukan moral politik pada kekhilafahan yang berdiri. Ditandai dengan kepemimpinan sewenang-wenang bani umayyah. Pada akhir abad ke-5, umat Islam tersontak mendapatkan pasukannya kalah melawan tentara perang salib.
Ojo kesusu! Jangan terburu-buru untuk langsung dapat mengembalikan kejayaan zaman dulu ke zaman sekarang ini. Semua berproses. Ambil tapak langkah yang tepat, tepat arahnya dan tepat waktunya.
Ibnu Mas’ud ra. berkata: “Manusia akan senantiasa baik, selama mereka berpegang kepada ilmu yang datang kepada mereka dari para sahabat Nabi saw. dan para pembesar (al-kabir) mereka; dan apabila ilmu datang dari orang-orang kecil (al-shoqir) di antara mereka, maka mereka akan binasa.” (al-Kabir dan al-Ausath. Perkataan sahabat di atas bisa menjadi indikator umum yang dapat menjelaskan keterpurukan umat dan kejayaan yang diinginkan. Aktivis dakwah yang telibat pada gerakan yang mengadopsi sistem sel (terbuka), jangan hanya mencukupkan diri pada pengajian mingguan untuk belajar tentang Islam atau sekedar berkumpul saling menguatkan semangat dakwah. Itu jauh dari cukup! Bahkan perilaku mencukupkan diri dengan pengajian mingguan dapat menyebabkan gerakan tersebut sebagai self-destruction movement bagi umat. Pemimpin pengajian mingguan tersebut silahkan saja menyampaikan materi yang ingin disampaikan. Namun pemimpin tersebut jangan sampai lupa diri, dia juga mesti mendorong agar bawahannya giat mencari ilmu kepada para pembesar umat. Menjadi sangat naif kalau para pembesar umat yang dimaksud hanya dibatasi pada tokoh dalam satu gerakan tertentu, mengingat para ulama terdahulu yang mempunyai beratus-ratus guru. Menuntut ilmu juga tidak cukup dengan membaca buku saja. Pemahaman yang akan dibangun dari menuntut ilmu akan tidak tepat jika hanya dengan membaca buku tanpa dibarengi mengaji langsung dari ulama pembesar umat. Mengingat bahwa sanad merupakan bagian penting dari agama. Rasulullah saw. telah mengisyaratkan: "Barangsiapa dikehendaki Allah kebaikan, niscaya ia akan diberi pengertian atau pemahaman mengenai agama" (HR. Bukhari dan Muslim). Naungan kebaikan pada umat akan diberikan Allah swt. ketika umat mempunyai pemahaman yang benar mengenai agama.

Kembara intelektual akan dimulai pada pukul 8 pagi, dimulai dari saya turun angkot 128 menuju ke dalam UI melalui stasiun. Dari sana menuju Fakultas Psikologi mampir ke ATM center untuk ngambil duit, terus belanja di Alfamart untuk beli bengbeng sebagai teman ngemil selama perjalanan.
Dari FPsi, menuju FISIP duduk smsan di plasa depan gedung B, terus baca koran di MBRC. Jam 11an mulai jalan ke FIB lewatin Fasilkom gedung bundar tertutup yang dijaga ketat anjing, makan siang di Kansas dengan nasi padang atau lontong sayur, makan sambil ngobrol di bawah payung. Setelah selesai, buang ludah dulu di sekitar candi yang nyempil di antara gedung perkuliahan.
Nyebrang danau lewat Jembatan Teksas, belok kanan mampir dulu ke FE. Masuk ke dalam gedung B, lanjut terus ke Mushola Ikhwan, satu-satunya mushola di UI yang murni gak nyampur dengan akhwat. Terus jalan lewat samping SC (Student Center) sambil lihat pelangi siang di ari mancur makara UI, belok kiri masuk ke area parkiran terus lanjut ke FT lewat gedung baru Engineering Center.
Dari Engineering Center terus tembus ke Kantek (kantin teknik). Lihat sebentar anak2 main futsal atau lihat panjat tebing punya Kapa FT. Lanjut perjalanan, masuk ke career center yang ada di depan Pusbintakwa di kawasan Pusgiwa. Masuk ke pusgiwa, duduk ngobrol agak lama dengan Pak Qodir di bangku sebelah kantor Satpam Pusgiwa, biasanya juga ada Pak Bahri yang kuncen di Pusgiwa.
Sudah agak sore jam 3an, jalan turun naik ke Perpus pusat lewat halte depan PNJ. Sholat ashar di perpus, kalau lagi beruntung bisa ngenet gratis di ruang komputer yang biasanya antre dengan mahasiswa yang mau ngenet. Naik ke lantai 2, lihat-lihat siapa yang lagi ke perpus, klo ada yang menarik coba deket-deket sambil curi-curi pandang.
Minum teh di kantin belakang rektorat sambil makan bengbeng yang tadi dibeli. kemudian lanjut ke FMIPA, masuk lewat gedung dekanat sedikit setelah garasi bis kuning. Gak banyak yang bisa dilihat karena padat dengan gedung atau lab baru yang dibangun. Paling juga lihat-lihat akhwat yang berseliweran lewat.
Kembara lanjut ke FKM, menuju gedung utama tempat sekretariat senat dan auditorium di lantai dua. Baca mading-mading yang banyak ditempel di gedung ataupun lorong. Dari FKM bisa lanjut ke FIK untuk melihat kantin unik disana yang masih menggunakan penukaran koin untuk jajan. Atau langsung ke Rektorat.
Karena di FIK cuma ada kantin, maka lebih baik memilih ke Rektorat. Masuk ke gedung pelayanan mahasiswa untuk sekedar ngaso duduk di kursi empuk dengan ac sejuk. ke dalam rektorat coba naik ke lantai 9 ruang senat, kalau bisa. dari lantai 9 akan terlihat pemandangan luas kota depok marginda dan kawasan hijau UI yang mulai digantikan gedung-gedung baru.
Dari rektorat berjalan ke balairung untuk melihat banyak muda-mudi berduaan pacaran di pinggir Balairung berhadapan danau. Dari sisi sana, coba berdiri dan menghadap ke arah gedung Fasilkom, akan terlihat indahnya matahari terbenam, yang sinarnya juga terpancar indah di danau dengan pantulan Masjid UI di sebelahnya.
Penutupan Kembara hari ini diakhiri dengan sholat maghrib di Masjid UI. Berdoa untuk hari esok yang lebih baik. Senangnya hari ini!
Aku adalah cinta, cinta aku
Cinta adalah aku, aku cinta
Jika aku tiada, tiada cinta
Siapa cinta aku?
Aku cinta siapa?

Kyle menemukan dirinya asing dengan dunia. Apa yang dia lihat di dunia merupakan hal yang sama sekali baru buat dirinya, karena Kyle tidak berkembang secara bertahap dari bayi, balita, anak-anak, dan dewasa. Ia tiba-tiba ada, tanpa ada memori sebelumnya, tanpa melalui pendidikan dini dan kasih sayang orang tua.
Kyle terbangun ditengah-tengah hutan, berjalan ke tengah
Kemampuan belajar Kyle sangat luar biasa. Ia mampu mempelajari semua yang ia lihat, sentuh, dengar, dan rasakan. Ia mampu mengingat 100% apa yang ia hadapi, baik bahasa, gerakan, perasaan, dan kemampuan luar biasa lainnya yang berasal dari kemampuan otaknya yang bekerja seperti otak super komputer. Bahkan ia mampu mengingat jalannya detik jam, dalam arti dia tidak pernah terlepas dari ingatannya tentang detik yang telah berjalan saat ini.
Beberapa kemampuannya yang luar biasa yakni, holographic memory, yakni kemampuan mengingat semua yang ia jalani sehingga seolah-olah ia dapat memutar kembali rekaman perjalanan dengan rinci. Telekinesis, menggerakkan benda dengan kekuatan pikiran, bahkan membuat dirinya melayang di udara seperti orang yoga, namun tanpa perlu ia susah bersila. Dan, mengontrol kemampuan tubuh untuk memfokuskan pada penyembuhan pada bagian yang luka, bahkan ia dapat menyembuhkan kanker.
Menyaksikan Kyle XY seperti menyaksikan diri saya sendiri. Setidaknya diri saya dengan kekurangan yang ada tetap menjadi diri saya berhadapan dengan dunia. Kyle dalam perjalanan diri menemukan jati diri sesungguhnya, sedang Rzbzr telah sampai pada kesimpulan siapa dirinya hanya perlu berusaha berjalan sesuai dengan apa yang menjadi dirinya. Jika Kyle masih mencari-cari titik terang, Rzbzr telah jalan dalam terang.
Kyle terus mencoba mempelajari hal-hal baru dalam lingkungan, beradaptasi, mempelajari, dan mengambil manfaat darinya. Rzbzr terus menempa dirinya dengan menempatkan dirinya pada keadaan-keadaan baru yang memaksanya untuk terus belajar. Pada lingkungan ilmiah, Rzbzr menjadi peneliti, pada lingkungan bela diri, Rzbzr menjadi pendekar, pada lingkungan gerakan, Rzbzr menjadi aktivis. Namun satu hal yang tetap sama dan melingkupi semua, Rzbzr sebagai muslim. Peneliti muslim, aktivis muslim, pendekar muslim, politisi muslim, dan lain-lainnya muslim.
Kemampuan luar biasa Kyle sedikit banyak juga melekat pada diri Rzbzr, secara sadar maupun tidak sadar. Rzbzr sangat amat jarang menggunakan obat untuk menyembuhkan dirinya, mungkin hanya pada titik ekstrim ia terpaksa menggunakan obat.
Rahasia Kyle mempunyai begitu banyak kemampuan luar biasa sehingga menjadi manusia yang luar biasa terletak pada lamanya masa perkembangan otak ketika ia masih hidup selama 16th dalam inkubator. Rzbzr akan menjadi manusia sempurna (insan kamil) dalam masa studinya yang lama dalam pendidikan tinggi.
Kyle XY boleh jadi hanya merupakan cerita fiksi ilmiah, tapi Rzbzr XY nyata hidup dalam kehidupan nyata!
link terkait lain: Kyle Xys and how it relates to me