Friday, January 6, 2012

Tanya - Jawab Jodoh


Berikut petikan tanya-jawab saya dengan Ustadz Abdi Kurnia dalam suasana sersan,

(Rz) assalaamu'alaikum ustadz
(AK) wa'alaikum salam

(Rz) hapunteun, abdi hoyong bertanya
(AK) mangga sok

(Rz) kenapa perkawinan itu sering dijadikan obat ampuh untuk mengubah perilaku orang?
(Rz) orang disuruh kawin biar tobat gitulah maksud saya
(AK) Karena Nabi saw bersabda "orang itu bergantung kepada agama kawannya, tanyalah dia dengan siapa ia berkawan" (HR Abu Dawud dan Turmudzi). Bisa berubah karena ada dorongan cinta. Cinta itu menguatkan komitmen moral yang pernah terucap.

(Rz) hahh.. semudah itu
(Rz) itu kan buat kawan bukan buat isteri?
(AK) lho bukannya isteri juga kawan seperjuangan, kawan di tempat tidur, kawan di saat sarapan, kawan di segala keadaan. Pokoknya tiada banding tiada tanding (udah kayak iklan)

(Rz) tapi bukankah Allah menjodohkan orang dgn yg sekufu? klo beda kufu disebut zholim bukan?
(AK) sebelum jawab itu, pertanyaan penting yg harus dijawab lebih dahulu, jodoh itu apa?

(Rz) yang bertanya lebih tahu dari yang ditanya. apa itu ya ustadz?
(AK) ha ha ha

(Rz) jadi apa itu jodoh Stadz?
(AK) sebentar saya lagi jawab soal waris dulu nich, ada yang tanya

(Rz) muhun
(AK) jodoh, itu kadang diartikan pasangan hidup. Mengenai hal ini ada benarnya karena Nabi saw mengatakan di dalam hadits riwayat Muslim, " Ketahuilah, bahwa ruh itu berkelompok2, siapa yang saling kenal dia dekat, siapa yang berbeda akan menjauh". Namun, apa parameter jodoh itu? Cukup banyak.

(Rz) klo ustadz berkenan bisa tolong jelaskan apa saja parameter itu?
(AK)  1. jodoh sering diartikan sama. itu keliru, jodoh itu tidak selalu sama, tapi sebanding dan seimbang. Karena itu makna sekufu, bukan berarti sama tapi sebanding atau seimbang.
(AK) 2. jodoh itu menyempurnakan apa yang kurang dari diri kita. Kalau dia punya potensi yang sama dengan kita, buat apa ada pernikahan.

(Rz) subhanallah... jazzakallah khoir Ustadz
(AK) waiyyakum

No comments: