Sunday, February 5, 2012

Si Nelayan dan Si Pengusaha

Suatu ketika ada seorang pengusaha duduk di pinggir pantai di sebuah desa kecil di Brazil.
Saat duduk, dia melihat seorang nelayan Brazil mendayung perahu kecil mengarah ke pantai membawa beberapa ikan besar.
Pengusaha tersebut terkesan dan bertanya kepada si nelayan, "Berapa lama yang anda perlukan untuk menangkap sebegitu banyak ikan?"
Nelayan tersebut menjawab, "Oh, sebentar saja."
"Lalu kenapa anda tidak berlayar lebih lama di laut dan menangkap lebih banyak lagi?" Si Pengusaha tercengang.
"Ini cukup untuk memberi makan seluruh keluarga saya," Nelayan berkata.
Pengusaha tersebut kemudian bertanya, "Jadi, apa yang kamu lakukan di sisa hari ini?"
Si nelayan menjawab, "Ya, biasanya saya bangun dini hari, pergi ke laut dan menangkap beberapa ikan, kemudian kembali dan bermain dengan anak-anak saya. Pada sore hari, saya tidur siang bersama isteri, dan saat malam datang, saya bergabung dengan rekan-rekan di desa untuk minum - kami bermain gitar, bernyanyi dan joged sepanjang malam."

Si pengusaha memberikan saran kepada nelayan.
"Saya seorang Doktor di bidang manajemen bisnis. Saya bisa membantu anda menjadi seorang yang lebih sukses. Dari sekarang, anda harus menghabiskan waktu lebih lama di laut dan menangkap ikan sebanyak mungkin. Saat anda mempunyai banyak tabungan, anda mampu membeli perahu yang lebih besar, membangun perusahaan anda sendiri, pabrik produksi sendiri untuk makanan kaleng dan jaringan distribusi. Setelah itu, anda dapt pindah dari desa ini dan pergi ke Sao Paulo, dimana anda dapat membangun kantor pusat untuk mengelola cabang-cabang lain anda."
Si nelayan melanjutkan, "Dan setelah itu?"
Si pengusaha menyeringai, "Setelah itu, anda dapat hidup seperti raja di rumahmu sendiri, dan pada waktunya, anda dapat go public dan menjual saham anda di bursa efek, dan anda akan kaya."
Si nelayan bertanya, "Dan setelah itu?"
Pengusaha berkata, "Setelah itu, anda akhirnya dapat pensiun, anda bisa pindah ke desa nelayan, bangun di pagi hari, lalu balik ke rumah untuk bermain dengan anak-anak, tidur sore yang nyenyak dengan isteri anda, dan saat malam tiba, anda bisa bergabung bersama rekan-rekan untuk minum, bermain gitar, bernyanyi dan joged sepanjang malam!"
Si nelayan terheran, "Bukankah itu yang saya lakukan saat ini?"

Sumber: Paulo Coelho Blog

No comments: